Sabtu, 16 April 2011

5 tips menghindari bencong







1. jangan putar arah
Mungkin anda akan kaget melihat banci didepan anda dan reflek untuk berputar balik demi menghindar, langkah ini salah. Banci akan tahu jika anda menghindar dan ia akan segera mengejar anda. Ingat, daya kecepatan lari banci adalah dua kali lipat dari manusia biasa, karena dia mempunyai dua perwujudan makhluk cewek dan cowok maka wajar tenaganya dobel. Lebih baik anda terus melangkah dengan kecepatan rendah dan jangan menatap matanya…

2. kesenggol banci
Bila anda tidak sengaja (mungkin juga sengaja) menyenggol banci, jangan pernah meminta maaf, buatlah dia kesal terhadap keangkuhan anda, pasang tampang cool dan berlalu dari hadapannya. Bila anda nekat meminta maaf kepadanya niscaya dia akan mencap anda sang pahlawan dan pahlawan butuh ciuman hangat dari sang pujaan. Apa anda mau dicium banci ?, sampai anda bau tanah pun rasanya tidak akan hilang…

3. banci rombongan
Ini adalah suatu kejadian paling menyulitkan dimana anda akan bertemu dengan gerombolan bencong. Rasa dag dig dug nya melebihi anda terkena razia gabungan polisi. Usahakan anda bersikap tenang, berjalan pelan, jangan pura-pura batuk atau ingusan justru malah membuat para banci tersebut memperhatikan anda.
Jalan satu-satunya adalah lari ketika anda dua meter dihadapan mereka, caranya adalah berpura-pura memanggil teman anda disebrang jalan barulah anda berlari. Cara ini kurang efektif apabila yg anda panggil namanya sama dengan si banci atau memang anda ketauan berpura-pura. Lebih baik anda berpura-pura angkat telepon dan bentak-bentak ditelpon…

4. diajak ngobrol sama banci
Sedang naik kereta atau angkutan umum lainnya tiba-tiba ada sekelebatan makhluk menghampiri anda, ternyata banci yang ingin berkenalan dengan anda. Usahakan anda tidak terlihat jijik dengannya, tetap tenang dan tersenyum namun jangan berlebihan.
Anggaplah sang banci adalah teman sepermainan anda, jangan grogi berbicara, tetap fokus pada pembicaraan. Perlahan-lahan anda ajak ngobrol ke arah siksa kubur di alam baqa, fakta menyimpulkan para banci paling takut dengan alam baqa, ceritakan betapa perihnya dialam kubur sana. Niscaya, 10 menit anda membahas tema tersebut, sanga banci bakal lompat dari kereta…

5. hindari daerah rawan
Mungkin taman lawang adalah tempat legendaris buat para bancikers :) , namun banyak taman-taman lainnya yg sekiranya adalah surga para banci. Hindari tempat-tempat dimana makhluk2 tersebut berada, jangan sampai anda sering terlihat melewati daerah tersebut. Banci suka menandai mangsanya, setelah tahu mangsanya lengah maka langsung saja dicengkram tanpa ampun…

Oke sekian tips paling berguna dari saya, sebelum kaki anda melangkah keluar diusahakan berdoa dulu agar anda selamat dari makhluk2 tersebut. Ingat banci adalah manusia yang salah jalur, jangan pernah menyepelekan apalagi menindas mereka apalagi menikahi mereka. Amit dah……

GAJI PRESIDEN PERTAMA






Daftar Gaji Presiden Terbaru 2011 Gaji Pemimpin Dunia Tahun 2011. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan nada bercanda mengeluhkan gajinya tidak pernah naik selama 7 tahun terakhir. Gaji Presiden RI selama 7 tahun terakhir ini adalah Rp 62.497.800 per bulan atau Rp 749.973.600 per tahun atau US$ 82,3 ribu per tahun. nah,.... dah tau kan gaji Presiden kita sekarang,... mau tau ga' gaji presiden kita yang pertama, beserta pejabat lain??? ini dia :






Senin, 11 April 2011

Tabrakan Komet Menimbulkan Riak di Cincin



Cincin di Saturnus dan Jupiter ternyata memiliki riak yang disebabkan oleh komet yang menabrak mereka beberapa dekade yang lalu. Hal ini diketahui dari hasil pantauan goyangan atau semacam getaran yang terjadi cincin. Informasi yang di dapat bisa mengungkap seberapa sering tabrakan komet terjadi sehingga dapat membantu para astronom untuk memetakan inti planet.


Tabrakan komet di cincin Saturnus dan Jupiter menyebabkan terjadinya riak. kredit : NASA/JPL

Proses pemantauan goyangan yang terjadi di cincin kedua planet gas raksasa itu dilakukan oleh Matthew Hedman seorang astronom dari Cornell University di Ithaca, New York dan rekan-rekannya. Apa yang mereka lihat?

Matthew dan rekan-rekannya melihat adanya riak di salah satu citra cincin Saturnus yang diambil oleh wahana ruang angkasa Saturnus. Cahaya Matahari yang menyinari si cincin dari bagian tepi memperlihatkan pita gelap dan terang yang sebelumnya tidak tampak di cincin C.

Cincin C di Saturnus merentang pada jarak 74600 km dan 92000 km dari pusat planet. Hal yang mirip bisa kita temui sehari-hari saat sinar Matahari masuk melalui atap tipis yang berombak-ombak.

Gerak bergelombang tersebut tampak karena partikel di cincin bergerak naik turun. Riak tersebut terbentuk saat ada bagian dari cincin yang mengalami kerusakan. Seiring waktu yang berlalu, kemiringan yang terbentuk itu menjadi spiral yang semakin ketat. Artinya, riak (pola bergelombang) tersebut memiliki panjang gelombang yang semakin pendek dan dengan demikian waktu pembentukannya pun semakin lama atau dengan kata lain usia pembentukannya sudah tua.

Dari hubungan tersebut, Matthew Hedman dan rekan-rekannya melakukan perhitungan yang kemudian memberi gambaran bahwa riak tersebut mulai terbentuk di tahun 1983 dan disebabkan oleh tabrakan komet yang tidak terlihat. Saat komet itu pecah, awan reruntuhannya yang memiliki massa total 1011 and 1013 kg, menghantam partikel-partikel di cincin. Hantaman awan reruntuhan komet tersebut menciptakan kemiringan dan goyangan / getaran pada cincin.

Citra yang dihasilkan Cassini tak hanya memperihatkan riak di cincin C, tetapi juga di perbatasan cincin D yang diyakini terbentuk saat tabrakan komet yang sama.

Tabrakan Kedua
Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, ternyata bukan hanya di Saturnus. Jupiter pun mengalami hal yang sama, bahkan planet gas terbesar di Tata Surya tersebut bisa memberi bukti lanjutan kalau memang kometlah yang membentuk riak di cincin. Kali ini, tim peneliti dari SETI Institute di Mountain View, California yang dipimpin oleh Mark Showalter menemukan 2 set riak dalam citra cincin Jupiter yang diambil wahana Galileo di tahun 1996 dan 2000 serta citra dari wahana New Horizon di tahun 2007.

Hasil perhitungan Mark menunjukkan kalau reruntuhan yang membentuk riak berasal dari 2 komet yang menabrak cincin Jupiter. Tabrakan pertama diyakini terjadi pada kisaran bulan Januari dan Juni 1990 dan tabrakan kedua terjadi antara Juli dan Oktober 1994. Tanggal kejadian yang kedua tersebut cocok dengan kejadian komet Shoemaker-Levy menabrak Jupiter di bulan Juli 1994.

Kedua kejadian baik di Saturnus dan Jupiter ini bisa dikatakan merupakan pasangan yang saling melengkapi. Tak hanya itu, dari hasil penelusuran kembali yang bisa mendapatkan kisaran waktu terbentuknya riak di cincin, maka bisa disimpulkan sistem cincin planet bisa menyimpan catatan tabrakan komet sampai beberapa dekade sebelumnya.

Para ilmuwan pun mulai mengatur kencan baru dengan komet. Matthew Hedman masih akan melanjutkan kencannya dengan menganalisa citra resolusi tinggi dari cincin yanga akan dihasilkan Cassini dan misi di masa depan yang diharapkan dapat memberi tanda awal terjadinya tabrakan komet.

Menurut Carl Murray, astronom di Queen Mary University of London, UK, menyebutkan bahwa pantauan pada riak akan membantu astronom menemukan lebih banyak lagi fakta bagian dalam planet seperti ukuran dan bentuk inti planet, yang kemungkinan tidaklah bulat sempurna. Bagaimana bisa?

Riak tersebut secara perlahan akan bergerak spiral ke pusat planet dengan laju yang dikendalikan oleh gravitasi yang juga bergantung dari struktur internal planet.

Menurut Murray, memang berat bagi astronom untuk bisa mengungkap lbih banyak lagi mengenai struktur inti namun partikel-partikel yang dilihat di cincin itu bisa mengungkap lebih banyak informasi.

Sumber : Nature




 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution